Kaki yang sakit membuat seseorang sulit untuk beraktivitas dan juga mengganggu waktu istirahatnya di malam hari. Padahal di satu sisi tubuh membutuhkan istirahat karena sudah terlalu lelah beraktivitas seharian.jika sobat mengalami hal tersebut, coba tips di bawah ini :
1. Angkat kaki Anda ke atas untuk menghilangkan tekanan yang ada. Dengan mengangkat kaki setinggi 3 sampai 4 inci (7 sampai 10 cm) dapat membantu menghilangkan rasa lelah dan sakit di kaki. Anda bisa melakukan ini di kasur sambil tidur.
2. Rendam kaki dalam air hangat dan tambahkan sedikit garam. Air hangat yang bercampur dengan garam bisa membuat otot-otot kaki menjadi lebih rileks. Jika ingin benar-benar membuat kaki rileks bisa juga ditambahkan daun pepermint beberapa lembar.
3. Pijat telapak kaki untuk menghilangkan rasa lelah. Sebaiknya pemijatan difokuskan pada bagian yang paling sakit agar manfaat dari pijat itu sendiri benar-benar maksimal. Pemijatan ini bisa menggunakan minyak esensial atau pelembab kulit.
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Jumat, 14 September 2012
Tips Menghilangkan rasa nyeri di kaki
Kamis, 10 Mei 2012
Penyebab tubuh mudah merasa lelah dan saran mengatasi
Tubuh merasa lelah diselingi dengan menguap kerap terjadi ketika Anda beraktivitas. Bisa jadi, rasa kantuk yang terjadi karena Anda tidak cukup tidur, kurang energi, atau bahkan mengidap penyakit, seperti anemia. Lalu, bagaimana cara mengatasinya?
Berikut ini adalah 5 penyebab rasa lelah dan kiat-kiat dalam mengatasinya:
1. Tidak Cukup Tidur
Umumnya orang dewasa membutuhkan tujuh hingga delapan jam sehari untuk tidur. Apabila Anda mengantuk berat saat beraktivitas, bisa jadi karena kualitas dan kuantitas tidur Anda menurun. Hati-hati, karena kurang tidur bisa berakibat buruk pada kesehatan dan konsentrasi Anda.
Cara mengatasinya: buatlah prioritas waktu tidur dan jadwal teratur untuk tidur. Jauhkan laptop, ponsel, atau PDA ketika Anda tidur karena hal itu akan membantu mengurangi gangguan saat tidur.
2. “Sleep Apnea”
Beberapa orang berpikir bahwa mereka sudah cukup tidur. Namun, tak pernah berpikir kalau mereka mengalami sleep apnea. Sleep apnea adalah gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan napas dan terjadi berulang-ulang. Mungkin Anda tidak menyadarinya, tetapi setiap kali muncul gangguan ini kualitas tidur akan menurun. Hal ini menyebabkan Anda tetap merasa kurang tidur meski sudah menghabiskan waktu delapan jam untuk istirahat.
Sleep apnea juga berkaitan dengan berbagai penyakit, seperti hipertensi, gangguan jantung, diabetes, dan stroke. Sleep apnea terjadi akibat penyempitan saluran napas selama tidur. Akibatnya, pasokan oksigen akan berulang kali terhenti sepanjang malam.
Cara mengatasinya: kurangi berat badan bila anda kegemukkan, berhenti merokok, dan cobalah tidur menggunakan alat bantu yang disebut CPAP yang menjaga Anda tetap bernapas sepanjang malam.
3. Kekurangan Energi
Makan yang terlalu sedikit menyebabkan tubuh kelelahan, tetapi menyantap makanan yang salah juga dapat menjadi masalah. Diet seimbang membantu menjaga kadar gula darah Anda dalam rentang normal dan mencegah rasa lelah ketika gula darah Anda menurun.
Cara mengatasinya: selalu sarapan setiap pagi dan mencoba menambahkan protein dan karbohidrat kompleks di setiap makanan. Misalnya, makan telur dengan roti gandum. Anda juga dapat mengonsumsi makanan selingan untuk menjaga energi sepanjang hari.
4. Anemia
Anemia merupakan penyebab utama kelelahan pada wanita. Mengeluarkan darah selama menstruasi dapat menyebabkan kekurangan zat besi. Sel-sel darah merah sangat diperlukan tubuh karena mereka membawa oksigen ke jaringan dan organ.
Cara mengatasinya: anemia biasa disebabkan kurangnya zat besi. Ada baiknya Anda mengakali dengan minum suplemen zat besi dan makan makanan yang kaya zat besi, seperti daging, hati, kerang, kacang-kacangan, dan sereal yang diperkaya zat besi.
5. Depresi
Anda mungkin berpikir depresi hanyalah gangguan emosi. Namun, ternyata hal ini juga berhubungan dengan gejala fisik. Salah satu gejala fisik yang paling umum adalah kelelahan, sakit kepala, dan kehilangan nafsu makan. Jika Anda tetap merasa lelah dan murung selama lebih dari dua minggu, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.
Cara mengatasinya: depresi dapat diatasi melalui psikoterapi dan pengobatan secara medis.
Semoga Bermanfaat
Minggu, 06 Mei 2012
Khasiat Buah Pir untuk Kesehatan
Anda mungkin tidak menyadari bahwa satu buah pir mengandung 11,1% dari kebutuhan harian untuk vitamin C dan 9,5% dari nilai harian untuk tembaga. Pir kaya serat, mengandung 15,9% dari kebutuhan harian untuk serat yang direkomendasikan, yang akan menjaga Anda tetap sehat dan menghindari rasa sakit dan perasaan tidak nyaman dikarenakan sembelit, pir juga mengikat bahan kimia penyebab kanker di usus besar.
Pir juga memiliki vitamin K 9,3% dari kebutuhan harian yang memberikan perlindungan terhadap darah, yang berkaitan dengan penggunaan jangka panjang dari obat aspirin atau antibiotik. Orang yang mendapatkan jumlah yang tepat dari vitamin K, juga memiliki kepadatan tulang yang lebih besar, dan vitamin K membantu untuk menyingkirkan lingkaran hitam di bawah mata Anda.
Selain yang disebutkan di atas, pir juga memiliki vitamin A, zat besi, tiamin, riboflavin, kalsium, fosfor, kalium, protein, karbohidrat yang baik dan niacin. Semua hal ini membantu untuk mencegah masalah seperti penyakit pencernaan, sistem kekebalan yang lemah, alergi, radang, asma, masalah ginjal, sakit tenggorokan, pilek demam dan masalah kulit. Karbohidrat membentuk 98% dari energi yang disediakan oleh buah pir dan karbohidrat yang baik untuk diet penurunan berat badan karena buah ini memiliki setengah kalori dari lemak. Pir juga memiliki 10% dari nilai harian untuk vitamin E, antioksidan lain yang membuat tubuh menjadi sehat.
Buah pir memang beraneka ragam, namun kandungannya pun sama. Buah ini juga dapat Anda konsumsi dengan dibuat jus atau langsung makan saja.
Itulah manfaat buah pir bagi kesehatan anda, selain buahnya yang manis dan enak, pir juga kaya akan kandungan gizi yang baik bagi kesehatan.
Sayangi tubuh kita dengan mengkonsumsi Buah Setiap Hari... ^_^
Kamis, 17 November 2011
7 Herbal alami untuk perawatan Kulit
Herbal apa yang paling banyak dipakai untuk membantu kesehatan kulit?
Tidak hanya menyembuhkan, tetapi juga memperindah dan melindungi kulit
dari kerusakan, kekeringan, peradangan, jerawat dan proses penuaan?
Inilah tujuh bahan alami yang menjadi jawabannya:
1. Lidah buaya
Lidah buaya (aloe vera)
memiliki sifat-sifat penyembuhan yang sudah dikenal selama lebih dari
1.000 tahun. Gel lidah buaya yang diaplikasikan ke kulit berfungsi
sebagai pelembab, disinfektan dan merangsang proses regenerasi. Bila
kulit Anda memar atau berjerawat, lidah
buaya dapat mengurangi peradangan dengan menghambat pembentukan hormon
bradikinin dan prostaglandin. Selain itu, karena memiliki efek tabir
surya, lidah buaya juga dimanfaatkan sebagai aditif dalam produk-produk
tabir surya.
Selasa, 20 September 2011
tips dan cara mengobati/ mengatasi diare
1. Minum Air Putih yang Banyak
Sering-seringlah minum air putih yang banyak karena dengan sering buang air besar maka tubuh akan kehilangan banyak cairan yang harus selalu digantikan dengan cairan yang baru. Setiap setelah BAB minumlah satu atau dua gelas air putih atau air mineral yang bersih dan sudah dimasak.
Minumlah oralit yang merupakan larutan gula garam untuk membantu pembentukan energi dan menahan diare / berak setelah habis BAB. Hindari minum kopi, teh dan lain sebagainya yang mampu merangsang asam lambung.
2. Makan Makanan Khusus
Hindari makan makanan yang berserat seperti agar-agar, sayur dan buah karena makanan berserat hanya akan memperpanjang masa diare. Makanan berserat hanya baik untuk penderita susah buang air besar.
Bagi penderita diare sebaiknya makan makanan rendah serat dah halus seperti bubur nasi atau nasi lemes dengan lauk telur asin. Di sini nasi akan menjadi gula untuk memberikan energi, sedangkan telur asin akan memberikan protein dan garam untuk menahan mencret dan sebagai zat pembangun tubuh. Hindari makan makanan di luar sembarangan serta makanan yang pedas mengandung cabai dan lada.
3. Istirahat yang Cukup
Tidak dapat dipungkiri bahwa orang yang buang-buang air akan terasa lemah, lemas, lesu, kurang bergairah, dan sebagainya. Untuk itu bagi anda yang sudah merasa sangat lemas sebaiknya meminta izin sekolah atau kantor untuk menghindari dari kemungkinan yang terburuk atau memalukan di tempat umum. Tidur sebanyak-banyaknya namun tidak melupakan waktu makan makanan dan obat harus teratur, banyak minum, beribadah dan berdoa dan lain-lain.
4. Minum Obat Dengan Dosis yang Tepat
Ada baiknya anda berkonsultasi dengan dokter dan meminta obat yang tepat untuk anda, karena setiap orang memiliki karakteristik masing-masing dalam pemilihan obat. Rumah sakit, dokter praktek, puskesmas atau balai pengobatan lain yang sesuai izin depkes adalah pilihan yang tepat karena memiliki dokter yang baik dengan obat-obatan yang baik pula. Bila anda ragu datangi saja dokter lain untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Setalah mendapatkan obat minumlah obat itu sesuai dosis yang waktu yang telah ditentukan. Biasanya dokter akan memberikan obat mules, obat mencret, vitamin dan antibiotik. Untuk obat mules dan mencret sebaiknya diminum jika perut mulas dan diare saja dan hentikan jika sudah berhenti mules dan diare. Sedangkan untuk antibiotik wajib dihabiskan agar kuman dan bibit penyakit lainnya mati total dan tidak membentuk resistensi. Untuk vitamin terserah anda mau dihabiskan atau tidak, akan tetapi tidak ada salahnya jika dihabiskan karena vitamin baik untuk anda asalkan tidak berlebihan.
Sering-seringlah minum air putih yang banyak karena dengan sering buang air besar maka tubuh akan kehilangan banyak cairan yang harus selalu digantikan dengan cairan yang baru. Setiap setelah BAB minumlah satu atau dua gelas air putih atau air mineral yang bersih dan sudah dimasak.
Minumlah oralit yang merupakan larutan gula garam untuk membantu pembentukan energi dan menahan diare / berak setelah habis BAB. Hindari minum kopi, teh dan lain sebagainya yang mampu merangsang asam lambung.
2. Makan Makanan Khusus
Hindari makan makanan yang berserat seperti agar-agar, sayur dan buah karena makanan berserat hanya akan memperpanjang masa diare. Makanan berserat hanya baik untuk penderita susah buang air besar.
Bagi penderita diare sebaiknya makan makanan rendah serat dah halus seperti bubur nasi atau nasi lemes dengan lauk telur asin. Di sini nasi akan menjadi gula untuk memberikan energi, sedangkan telur asin akan memberikan protein dan garam untuk menahan mencret dan sebagai zat pembangun tubuh. Hindari makan makanan di luar sembarangan serta makanan yang pedas mengandung cabai dan lada.
3. Istirahat yang Cukup
Tidak dapat dipungkiri bahwa orang yang buang-buang air akan terasa lemah, lemas, lesu, kurang bergairah, dan sebagainya. Untuk itu bagi anda yang sudah merasa sangat lemas sebaiknya meminta izin sekolah atau kantor untuk menghindari dari kemungkinan yang terburuk atau memalukan di tempat umum. Tidur sebanyak-banyaknya namun tidak melupakan waktu makan makanan dan obat harus teratur, banyak minum, beribadah dan berdoa dan lain-lain.
4. Minum Obat Dengan Dosis yang Tepat
Ada baiknya anda berkonsultasi dengan dokter dan meminta obat yang tepat untuk anda, karena setiap orang memiliki karakteristik masing-masing dalam pemilihan obat. Rumah sakit, dokter praktek, puskesmas atau balai pengobatan lain yang sesuai izin depkes adalah pilihan yang tepat karena memiliki dokter yang baik dengan obat-obatan yang baik pula. Bila anda ragu datangi saja dokter lain untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Setalah mendapatkan obat minumlah obat itu sesuai dosis yang waktu yang telah ditentukan. Biasanya dokter akan memberikan obat mules, obat mencret, vitamin dan antibiotik. Untuk obat mules dan mencret sebaiknya diminum jika perut mulas dan diare saja dan hentikan jika sudah berhenti mules dan diare. Sedangkan untuk antibiotik wajib dihabiskan agar kuman dan bibit penyakit lainnya mati total dan tidak membentuk resistensi. Untuk vitamin terserah anda mau dihabiskan atau tidak, akan tetapi tidak ada salahnya jika dihabiskan karena vitamin baik untuk anda asalkan tidak berlebihan.
Langganan:
Postingan (Atom)


